postingan gue ini terinspirasi dari "KEGALAUAN" gue!!
Terkadang aku mikir ingin membenci wanita. Tapi ibu ku juga seorang wanita, itu telah meredam rasa benci ku. Agamaku juga yang kuyakini! terlalu menghormatimu, Sehingga kebencianku luluh juga akhirnya.
Dirimu tampak lemah gemulai. Tapi dengan kemanjaanmu itulah kau taklukan laki-laki bertekuk di hadapanmu. Dengan senyum dan riuh rendah suaramu, kau hiptonis laki-laki untuk melakukan apa saja buat dirimu.
Tapi egomu hanya sampai umur 25 tahun. Setelah itu kau akan merasa tua. Ketika itu, egomu telah mulai kau campakkan. Kriteria-kriteria idealmu telah kau buang satu per-satu. Karena desakan untuk segera mengakhiri masa lajang telah membuatmu tak lagi pilih-pilih. Siapa saja silahkan maju.
Oleh karena itu, ku pinta padamu duhai wanita, “Janganlah kau abaikan cinta seorang pria yang tulus mencintaimu, hanya karena kau menganggap dia tak selevel dengan dirimu”. Jika dirimu tak suka. Katakan saja apa adanya. Karena itu lebih baik bagi hatinya, daripada kau permainkan dia dengan kata-kata dilematismu yang membuat dia merasa masih punya harapan untuk dekat denganmu.
Bagi laki-laki, biarlah sekalian pahit di awal-awal tapi diakhir manis seperti gula dan madu, karena akan mudah untuk mendapatkannya, daripada kau iris lembut hatinya, hingga ia baru sadar ketika telah terluka parah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar